Wisata Rammang Rammang, Maros, Sulawesi Selatan
Mario header lahat
megalit

Ide dan foto diambil dari indopeni.blogspot

Sebuah dusun yang indah, terletak dalam kawasan karst, antara kabupaten Maros dan Pangkep, di Sulawesi Selatan. Letaknya di desa Salenrang kecamatan Bontoa kabupaten Maros, kawasan karst ini sangat luas, sekitar 45.000 hektar, sebagian yang luas 20.000 hektar termasuk kawasan taman nasional Bantimurung Masros Sangatlah bangga karena kawasan karst ini termasuk kawasan karst terbesar di dunia, yang pertama adalah kawasan karst di Yunnan, Tiongkok Selatan. Unesco telah memasukkan kawasan karst Maros-Pangkep ini sebagai kawasan cagar alam dan telah memenuhi syarat, sembilan syarat ini termasuk keragaman hayati, termasuk yang unik dengan adanya peninggalan manusia purba, yang dapat dilihat pada beberapa dinding dalam gua.

 



MarioPatut juga dikunjungi juga Kampung Barua, karena meliputi pendesaan yang kecil, dikelilingi oleh bukit bukit batu yang sangat unik bentuknya, bagaikan dipahat
sedemikian rupa, warna yang sangat kontras dengan sawah dan kehijauan di sekelilingnya, sangat puas mata melihat hamparan hijau dari sawah dan pepohonan, warna bukit batu yang bentuknya sangat artistik, karst bagaikan lukisan alam yang maha dahsyat, tiada kata yang dapat diucapkan, kecuali mata yang penuh kepuasan, indahnya alam ini.
Untuk yang ingin kesini ada perahu motor milik nelayan, yang dapat disewa, dari dermaga ini melintasi sungai pute, mata kita disajikan indahnya gugusan bukit batu karst.
H ijaunya pohon, dan jernihnya air sungai, sepanjang tepi sungai terhampar pohon nipah, setelah melewati dua bukit karst, terhamparlah di depan mata kampung Barua.
Perahu akan merapat didermaga, terhamparlah suatu pemandangan yang indah, bukit bukit batu yang menjulang tinggi, sawah hijau dan kolam ikan yang di buat oleh penduduk
Jangan dilewatkan bila kalian ke Sulawesi Selatan, buatlah photo yang membuat yang lainnya akan terpersona dengan keindahan alam Indonesia.

 

 

 


 
 
Tourism Mamminasata. Rammang Rammang In the Maros District Of South Sulawesi Province
Jika melihat video ini, tergugahlah keinginan untuk menyaksikan keindahan daerah ini, jika kalian ingin melancong kesana carilah lewat google dengan kata kunci MAROS dan Kampung Remang-Remang untuk mempersiapkan peteluangan anda nanti.
Sejarah tentang Maros senantiasa terkait dengan keberadaan manusia pra-sejarah yang ditemukan di Gua Leang-leang, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Bantimurung (sekitar 11 km dari Kota Maros atau 44 km dari Kota Makassar). Dari hasil penelitian, arkeolog menyebutkan bahwa gua bersejarah tersebut telah dihuni oleh manusia sejak zaman Megalitikum sekitar 3000 tahun sebelum Masehi (nyaris satu zaman dengan Nabi Nuh yang wafat 3043 tahun sebelum Masehi) yang selanjutnya turun-temurun atau beranak-pinak hingga saat ini. Sehingga, untaian sejarah tersebut menjadi "benang merah" tentang asal-muasal orang-orang Maros atau biasa disebut dengan istilah "Putera Daerah".
Bunga bangkai

LOKASI

Terletak di Dusun Rammang-Rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.

AKSES

Destinasi wisata ini berjarak sekitar 40 km arah utara Kota Makassar, dan kurang lebih 10 km arah utara Ibukota Kabupaten Maros. Untuk menuju ke lokasi ini, bisa ditempuh melalui jalur darat dengan menggunakan kendaraan bermotor, dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam perjalanan dari Kota Makassar, dan sekitar 15 menit perjalanan dari Ibukota Kabupaten Maros. Objek wisata ini berupa objek wisata alam dan sangat mudah dijangkau karena hanya beberapa meter dari jalan raya lintas provinsi.

FASILITAS DAN AKOMODASI

Untuk penginapan disana, wisatawan tidak akan menemukan penginapan. Tidak adanya biaya untuk berkumjung ke tempat-tempat destinasi tersebut. Kecuali biaya untuk menyewa perahu keliling pegunungan melewati sungai. Indeks istilah umum: telaga yang ada di maros, pulau ramang, ramang ramang, ramang-ramang maros, wisata di maros.

INFO DARI GOCEELEBES.COM