Bolu Tapai singkong

oleh
Pilihan Chef Pameus

Tapai singkong adalah tapai yang dibuat dari singkong yang difermentasi. Makanan tradisional ini populer di Jawa dan dikenal di seluruh tempat, mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Di Jawa Barat, tapai singkong dikenal sebagai peuyeum (bahasa Sunda).

Pembuatan tapai melibatkan umbi singkong sebagai substrat dan ragi tapai (Saccharomyces cerevisiae) yang dibalurkan pada umbi yang telah dikupas kulitnya. Pada dasarnya tapai adalah makanan matang setelah melalui proses kukus atau rebus. Ada dua teknik pembuatan yang menghasilkan tapai biasa, yang basah dan lunak; dan tapai kering, yang lebih legit dan dapat digantung tanpa mengalami kerusakan. Tapai kering populer di daerah Priangan utara (Purwakarta dan Subang), dan dikenal sebagai buah tangan khas dari daerah ini (dikenal sebagai peuyeum gantung, karena diperdagangkan dengan digantung.).

Pusat penghasil tapai yang lainnya adalah Bondowoso, Jawa Timur.

0
0
Gampang
Cukup murah

Bolu Tapai singkong
Waktu persiapan
Waktu memasak
Waktu menunggu 15m

Daftar bahan

Untuk 1 Sajian

Bahan

  • 6 butir putih telur
  • 8 butir kuning telur
  • 150 gram gula putih halus
  • 175 gram tepung terigu
  • 250 gram tapai singkong
  • 1 kaleng susu manis kental
  • 200 gram boter
  • 100 gram keju cheddar parut
  • 1 sdt soda kueh
  • 0.5 sdt garam

Cara Membuat Bolu Tapai singkong

  1. Panaskan oven pada suhu 160 c dan tapai haluskan.
  2. Mixer putih telur, gula putih halus dan susu kental manis, sampai naik dan berbusa, masukkan tapai, mixer sampai halus, masukkan telur satu persatu, blender sampai adonan menjadi halus
  3. Kemudian masukkan tepung dengan cara diayak sedikit demi sedikit, matikan mixer, angkat wadahnya.
  4. Tuangkan adonan putih telur, aduk dengan sendok kayu, sampai tercampur rata, kemudian terakhir masukkan soda kue (kalau mau), aduk rata. Soda kue karena bereaksi dengan bahan lain membentuk gas karbon dioksida, yang menyebabkan adonan "mengembang".
  5. Tuangkan adonan kedalam loyang yang sudah diolesi mentega, taburi topingnya denga parutan keju lalu panggang selama 35-40 menit, periksa dengan tusukkan sate, bila sudah berubah warna kuning kecoklatan, angkat dan dinginkan

Recipe notes

Konsumsi tapai yang berlebihan dapat menimbulkan infeksi pada darah dan gangguan sistem pencernaan. Selain itu, beberapa jenis bakteri yang digunakan dalam pembuatan tapai berpotensi menyebabkan penyakit pada orang-orang dengan sistem imun yang terlalu lemah seperti anak-anak balita, kaum lanjut usia, atau penderita HIV3. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, konsumsi tapai perlu dilakukan secara terkendali dan pembuatannya serta penyimpanannya pun dilakukan dengan higienis.[2]


Top