Sate Padang khas Minang

Katagori: 
oleh
Pilihan Chef Pameus

Sate Padang adalah sebutan untuk tiga jenis varian sate di Sumatra Barat, yaitu Sate Padang, Sate Padang Panjang dan Sate Pariaman.
Sate Padang memakai bahan daging sapi, lidah, atau jerohan (jantung, usus, dan tetelan)[1] dengan bumbu kuah kacang kental (mirip bubur) ditambah cabai yang banyak sehingga rasanya pedas. Sate Padang Panjang dibedakan dengan kuah sate nya yang ber warna kuning sedangkan sate Pariaman kuahnya berwarna merah. Rasa kedua jenis sate ini juga berbeda. Sedangkan sate Padang mempunyai bermacam rasa perpaduan kedua jenis varian sate di atas.

0
0
Cukup sulit
Cukup murah

Sate Padang khas Minang
Waktu persiapan
Waktu memasak
Waktu menunggu 15m

Daftar bahan

Untuk 1 Porsi

Bahan

  • 1 kg lidah sapi, bersihkan dengan dikikis di air panas
  • 1.5 liter air untuk merebus lidah
  • 1 lembar daun kunyit
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 1 batang serai, memarkan
  • 5 lembar daun jeruk
  • 3 butir asam kandis
  • 1 sdt garam
  • 18 batang tusuk sate

Bahan saus pengental

  • 25 gram tepung beras
  • 1 sdm tepung sagu
  • campurkan dan aduk merata

Bumbu yang dihaluskan

  • 8 buah cabai merah, rajang halus
  • 1 sdt ketumbar bubuk
  • 0.5 sdt merica bubuk
  • 0.25 sdt jinten bubuk
  • 6 biji bawang merah, rajang halus
  • 1 sdt kari bubuk
  • 2 cm kunyit
  • 2 cm jahe, buang kulit, rajang halus
  • 2 sdm minyak goreng

Cara Membuat Sate Padang khas Minang

  1. Rebus lidah sapi, bumbu halus, kunyit, lengkuas, daun jeruk, serai, asam kandis, garam, masak hingga lidah empuk.
  2. Angkat, tiriskan. Potong lidah ukuran 1 x 2 x 1 cm. Sisihkan airnya.
  3. Tusuk setiap 5 potong lidah sapi dengan tusuk sate. Panggang di atas bara api sambil dibalik-balik dan dioles minyak hingga matang dan harum.
  4. Panaskan air kaldu lidah, tambahkan air 500 ml, didihkan masukkan campuran tepung beras dan sagu dan bumbu, aduk rata dan mengental. Angkat.
  5. Sajikan sate bersama saus, potongan ketupat dan taburan bawang merah goreng

Top